Siapa Bill Gates Yang diTuding Sebagai Dalang Covid-19

Siapa Bill Gates Yang diTuding Sebagai Dalang Covid-19

Siapa Bill Gates Yang diTuding Sebagai Dalang Covid-19 – Namanya Bill Gates akan selalu dibicarakan orang-orang di dunia. Tak hanya kaya raya namun ia juga dikenal sebagai orang yang sangat dermawan.

Siapa Bill Gates Yang diTuding Sebagai Dalang Covid-19

Heboh pandemi corona virus atau covid-19, ikut menyeret namanya dan dituding sebagai dalang atau pihak yang harus bertanggung jawab atas bawah ini.

Bertolak belakang dengan semua teori tanpa bukti tersebut, Bill Gates malah rela menggelontorkan uang pribadi miliknya dengan jumlah fantastis demi bisa menemukan vaksin yang tepat.

Selama bertahun-tahun dia selalu menduduki peringkat pertama sebagai orang terkaya di dunia. Meskipun sekarang bukan dia lagi di daftar pertama, namun kekayaannya tak berkurang sedikitpun.

Kekayaan ini ia dapatkan bukan dari warisan keluarga melainkan memang kerja keras dan usaha yang dia lakukan. Sukses menjadi bos besar microsoft tentu tak membuatnya lupa diri.

Disebut juga ia akan mendonasikan sekitar 90% harta kekayaannya kepada yayasan yang telah didirikannya, jika memang kelak dia tak ada lagi.

Ia memiliki nama lengkap yakni William Henry Gates yang lahir di Seattle, Washington pada tanggal 28 oktober 1955. Dan merupakan anak kedua dari tiga bersaudara.

Sang ayah dulunya merupakan seorang pengacara perusahaan dan jelas dengan pekerjaan seperti itu tentunya memiliki begitu banyak relasi di perkotaan.

Sedangkan ibunya bekerja di perbankan dan merupakan orang yang cukup berpengaruh.

Dari kecil kemampuan dan kepintaran Gates sudah terlihat dan dia merupakan anak yang terlalu bersemangat. Jangan salah jika seorang Gates juga pernah mengalami kesulitan pada masa sekolahnya.

Melihat anaknya seperti itu, tentu orang tua Gates berinisiatif untuk memindahkannya ke sebuah sekolah dasar yang bergengsi dan khusus bagi anak lagi-lagi.

Di sekolah tersebut tepatnya di Lakeside School, Gates diperkenalkan pertama kali dengan teknologi yang bernama komputer. Selain itu juga dia diperkenalkan dengan mesin teletype yang bisa disambungkan ke telepon.

Dengan kesenangan dan kemampuan yang Gates miliki, jelas dengan sangat cepat ia dapat menguasai beberapa program komputer yang bersifat dasar.

Karena merasa telah menemukan hobinya, ia menghabiskan begitu banyak waktu dalam menulis program, bermain games dan tentunya ia juga mempelajari banyak hal mengenai komputer.

Semakin mendalami ilmu komputernya, dia pun menempuh kuliah di Harvard University tepatnya di Cambridge pada tahun 1975. Ketika kuliah disana, ia kembali bertemu dengan salah satu teman sekolahnya yang bernama Paul Allen. Namun entah mengapa Gates memutuskan untuk berhenti kuliah dan fokus menghabiskan waktunya dalam mengembangkan Microsoft.

Jadi jelas ia tak lulus sekolah dan tak memiliki gelar sama sekali. Dengan keberanian dan tekadnya yang kuat, ia berhasil menemukan Microsoft serta mendirikannya. Ia membangun perusahaan yang bernama Microsoft Corporation dan dari sinilah awal Bill Gates mendulang kesuksesan yang tinggi dan menjadi seorang miliarder.

Keingintahuan dan kepintarannya tentunya tak selamanya berjalan mulus untuknya. Buktinya beberapa kali ia mendapatkan reputasi yang buruk karena kegagalannya dalam program perangkat lunak.

Ia juga pernah didakwa karena dianggap memonopoli perusahaan kecil pada tahun 1990. Pada tahun 2000 ia kembali mendapatkan masalah dengan hukum bisnis AS dan hal ini membawanya harus mengundurkan diri dari jabatan mewahnya.

Akhirnya ia pun kembali ke profesi lamanya sebagai pengembang perangkat lunak di perusahaannya sendiri.

Menjadi pemilik dari Microsoft namun Gates malah mengundurkan diri dari perusahaan untuk bisa konsentrasi pada yayasannya yang bernama Bill and Melinda Gates Foundation. Bill Gates menikah dengan Melinda French dan dikaruniai 3 orang anak.

Belakangan diketahui bahwa Bill Gates adalah orang yang mendanai sebuah perusahaan bioteknologi yang berada di Pennsylvania untuk mengembangkan vaksin corona virus yang aman dan juga tepat bagi manusia.

Perusahaan ini juga berkolaborasi dengan perusahaan asal Beijing untuk bisa menemukan vaksin yang tepat. Seperti yang telah kita ketahui bahwa memang sudah diuji coba vaksin tersebut untuk manusia.

Namun memang perlu dikaji ulang dan menunggu selama 18 bulan untuk melihat hasil dan juga efek yang terjadi pada manusia. Selain itu aturan ini juga memang telah ditetapkan oleh badan kesehatan dunia WHO.

Karena hal inilah Gates dituduh sebagai orang yang menciptakan virus ini demi kepentingan pribadinya. Mendengar hal ini Bill Gates sama sekali tak goyah dan bahkan ia terus fokus dalam pengembangan vaksin ini Game Blackjack.

Ia mengatakan jika dunia sedang menggila karena wabah ini jadi wajar saja jika banyak pikiran yang menjadi gila juga dengan memberikan tuduhan ini kepadanya.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *