Tantangan Mematikan Tiktok Skullbreaker Challenge Yang Hype

Skullbreaker Challenge

Tantangan Mematikan Tiktok Skullbreaker Challenge Yang Hype – Baru-baru ini beredar tentangan yang heboh dan sangat viral di aplikasi Tiktok yang bernama ‘Skullbreaker Challenge’ ini sudah memicu kekhawatiran para orang tua di Amerika Serikat.

Inti dari tentangan ini adalah ada tiga orang yang berdiri sejajar dan melompat bersama-sama. Saat orang yang ditengah melompat, dua orang lainnya akan menendang kaki orang tersebut hingga terjatuh kebelakang.

Resiko yang akan muncul dari tantangan ini adalah tebenturnya tulang belakang atau punggung, atau yang paling berbahaya adalah kepala bagian belakang.

Tantangan Mematikan Tiktok Skullbreaker Challenge Yang Hype

Karena sudah banyaknya korban yang berjatuhan maka para orang tua yang ada di beberapa wilayah di Amerika Serikat sangat mengkhawatirkan permainan ini.

Menurut laporan NBC Miami dan New York Post sudah ada korban dari tantangan yang viral di media sosial ini sudah datang dari Miami, New Jersey, dan juga Arizona.

Dalam kasus di Miami dilaporkan ibu dari korban yang menyerukan penindakan tegas dari otoritas sekolah setelah putri mereka mengalami luka-luka akibat dari tantangan tersebut.

Remaja Putri yang tidak disebutkan namanya itu menceritakan bahwa ia dibully dengan menggunakan challenges tersebut di South Dade Senior High School poker online 99.

“Saya disuruh untuk melompat tinggi, dan ketika saya melompat tinggi mereka menendang kaki saya dan ketika itu saya terjatuh dan sempat tidak sadarkan dan kemudian saya sadar dan berkata, ‘Apa yang terjadi?’,” ungkap remaja ini.

Akibat dari kejadian tersebut remaja ini langsung dilarikan kerumah sakit, dan setelah seminggu remaja ini masih merasakan sakit ditubuhnya.

Pihak keluarga dan pengacara yang mendampingi remaja ini menuturkan bahwa pihak keluarga sudah mengajukan keluhan kepada otoritas Distrik Sekolah umum di Miami-Dade Country yang sudah mengizinkan tantangan itu untuk masuk kedalam lingkungan sekolah.

Pihak keluarga tidak membawa kedalam jalur pengadilan setelahnya dan memilih untuk memindahkan anaknya kesekolah yang lain.

Siswa yang terlibat dalam insiden tersebut telah diberikan sanksi disiplin oleh pihak sekolah.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *